Wajo — SMK Negeri 2 Wajo turut mengimplementasikan program baru dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan terkait penguatan karakter religius di lingkungan sekolah. Program tersebut tertuang dalam surat edaran Nomor 100.3.4/3300/DISDIK yang ditetapkan pada 7 Juni 2025, tentang hafalan Alquran bagi guru, tenaga kependidikan (tendik), dan siswa muslim pada jenjang SMA/SMK/SLB se-Sulsel.
Sebagai bentuk komitmen terhadap edaran tersebut, guru-guru SMKN 2 Wajo mulai menyetorkan hafalan Juz 30 yang menjadi indikator tambahan dalam penilaian kinerja pegawai. Kegiatan ini tidak hanya menjadi kewajiban administratif, namun juga bagian dari pembinaan ruhani dan penguatan budaya literasi Qurani di sekolah.
Kepala SMKN 2 Wajo, Bapak Muhammad Jaenal, S.Pd., M.Pd., menyambut positif program ini. “Hafalan ini bukan sekadar menggugurkan kewajiban, tapi sebagai upaya menumbuhkan karakter Islami yang kuat, baik pada guru maupun siswa,” ujarnya. Ia menambahkan, keterlibatan guru sebagai teladan dalam program ini diharapkan mampu mendorong semangat para siswa dalam menghafal dan mencintai Alquran.
Adapun guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan guru yang memiliki kompetensi di bidang tahfiz ditunjuk sebagai penanggung jawab kegiatan hafalan dan setor hafalan di lingkungan sekolah.
Dengan dimulainya program ini, SMKN 2 Wajo berkomitmen tidak hanya mencetak lulusan yang terampil secara teknis, tetapi juga berkarakter kuat dan religius.

