Skandawa, 25 Juli 2025 — Suasana Musala Nurul Ilmi, SMKN 2 Wajo kembali dipenuhi semangat kebersamaan dan spiritualitas dalam kegiatan SMART Muslimah (Sharing with Majelis Produktif Muslimah) yang secara rutin dilaksanakan setiap hari Jumat, bertepatan dengan waktu salat Jumat siswa laki-laki.
SMART Muslimah hadir sebagai ruang produktif dan reflektif, di mana para siswi dapat memperkuat nilai-nilai keislaman, mengasah karakter, dan saling berbagi inspirasi dalam suasana yang nyaman dan teduh. Kegiatan ini meliputi pembacaan Alquran, hafalan surat pendek, tausiyah singkat, hingga diskusi keperempuanan yang membangun kesadaran spiritual dan sosial.
Kegiatan hari ini diawali dengan tadarus Alquran yang dipimpin oleh Ibu Riana Oktafianingsih, S.Pd.I. Dengan lantunan ayat-ayat suci yang menggema khidmat di Musala Nurul Ilmi, kegiatan ini menjadi momen mendalam bagi para siswi untuk lebih mencintai dan mendekatkan diri pada Alquran.
Setelah sesi tadarrus, kegiatan dilanjutkan dengan sesi sharing program setor hafalan Al-Qur’an oleh Ibu Andi Dadiana F, S.Si., M.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Sumber Daya Manusia dan Manajemen Mutu. Hal ini sejalan dengan Surat Edaran Nomor 100.3.4/3300/DISDIK yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan pada 7 Juni 2025, mengenai hafalan Alquran bagi guru, tenaga kependidikan (tendik), dan siswa muslim pada jenjang SMA/SMK/SLB se-Sulsel.
Menurut beliau, program ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari gerakan membentuk generasi Qurani yang produktif, tangguh, dan berkarakter. “Saat kita mencintai Alquran, kita sedang membangun pondasi hidup yang kuat. Dunia boleh bising, tapi hati kita tetap tenang,” tuturnya penuh semangat.
Kegiatan SMART Muslimah menjadi salah satu bukti nyata bahwa SMK Negeri 2 Wajo tidak hanya fokus pada penguasaan hard skill dan kompetensi industri, tetapi juga memberi perhatian serius terhadap pembentukan akhlak dan spiritualitas peserta didik. Di tengah derasnya arus digitalisasi dan tantangan moral zaman, program seperti ini menjadi penyeimbang yang sangat dibutuhkan.
Melalui SMART Muslimah, para siswi belajar menjadi perempuan yang kuat bukan karena suara lantangnya, tetapi karena nilai dan iman yang tumbuh dalam diamnya.
