Menjaga Ruang & Menata Fasilitas: Laporan Kinerja Wakasek Sarana dan Prasarana SMKN 2 Wajo Tahun Pelajaran 2025/2026

Di balik kelas yang nyaman, laboratorium yang hidup, halaman yang tertata, dan air yang tetap mengalir di sudut-sudut sekolah, ada kerja sunyi yang sering luput dari sorotan. Kerja itu adalah urusan sarana dan prasarana—fondasi yang diam, tapi menentukan kokohnya proses belajar.

SMK Negeri 2 Wajo melalui Bidang Sarana dan Prasarana telah menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Program Kerja Tahun Pelajaran 2025/2026 sebagai bentuk evaluasi sekaligus refleksi atas berbagai upaya pemenuhan dan pemeliharaan fasilitas sekolah.

Sepanjang tahun pelajaran, Bidang Sarana dan Prasarana menjalankan fungsi strategis dalam mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar melalui penyediaan, pengaturan, serta pemeliharaan fasilitas sekolah. Fokus utama diarahkan pada terciptanya lingkungan belajar yang tertib, aman, bersih, dan kondusif.

Pada program umum, berbagai langkah dilakukan untuk membantu kepala sekolah dalam penyelenggaraan kegiatan harian, khususnya terkait kebutuhan fasilitas sekolah. Hal ini mencakup penyediaan sarana pembelajaran, pemetaan kebutuhan fasilitas, serta perencanaan pengembangan sarana sekolah secara berkelanjutan.

Dalam program khusus rutinitas, perhatian besar diberikan pada pemeliharaan kebersihan lingkungan sekolah. Pengelolaan kebersihan ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, taman, halaman, serta fasilitas sanitasi dilakukan secara terkoordinasi setiap hari. Selain itu, ketersediaan air untuk kebutuhan kebersihan dan sanitasi juga terus dijaga agar aktivitas sekolah berjalan lancar.

Pada aspek pengelolaan inventaris, Bidang Sarana dan Prasarana secara berkala melakukan inventarisasi barang untuk memastikan pemisahan antara barang layak pakai, habis pakai, maupun yang membutuhkan perbaikan. Langkah ini menjadi penting agar pengelolaan aset sekolah lebih tertib, efektif, dan efisien.

Salah satu program strategis yang cukup besar adalah perluasan lokasi sekolah seluas 24,5 x 63,5 meter sebagai bagian dari pengembangan jangka panjang sekolah. Hingga saat ini, proses pembiayaan terus berjalan dengan progres pembayaran yang telah mencapai Rp255.000.000 dari total target sekitar Rp450.000.000, menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam memperluas ruang tumbuh pendidikan.

Selain itu, sejumlah pengadaan penting juga berhasil direalisasikan, di antaranya:

1. Penambahan jaringan Wi-Fi sekolah untuk mendukung akses digital pembelajaran.

2. Pengadaan peralatan teknologi seperti komputer, LCD, dan alat laboratorium.

3. Pengadaan laptop server untuk mendukung sistem e-Rapor.

4. Penambahan koleksi buku perpustakaan serta Al-Qur’an untuk mendukung literasi dan kegiatan keagamaan.

5. Pengadaan bibit dan pakan ikan untuk mendukung program pembelajaran berbasis praktik.

Berbagai capaian ini menunjukkan bahwa sarana dan prasarana bukan sekadar bangunan atau barang, melainkan infrastruktur harapan. Sebab sekolah yang besar bukan hanya dibangun oleh ide-ide besar, tetapi juga oleh meja yang kokoh, kursi yang siap diduduki, jaringan yang stabil, dan ruang yang memberi rasa nyaman untuk belajar.

Melalui laporan ini, SMK Negeri 2 Wajo kembali menegaskan bahwa pembangunan pendidikan harus berdiri di atas dua kaki: kualitas pembelajaran dan kesiapan fasilitas. Karena sehebat apa pun kurikulum, tanpa ruang yang layak, ia hanya akan menjadi peta tanpa jalan.

Ke depan, Bidang Sarana dan Prasarana akan terus bergerak memperkuat fasilitas sekolah agar sejalan dengan perkembangan zaman, kebutuhan industri, dan tantangan pendidikan vokasi yang terus berubah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

Ujian Sekolah Daring
Ujian Sekolah Daring

Prestasi

Lomba Lari
Lomba Melukis